3 Tips Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri dari Dosen HI U

    3 Tips Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri dari Dosen HI U

    MALANG - Banyaknya akses beasiswa kuliah ke luar negeri membuat banyak pihak yang ingin mendapatkannya. Tapi tentu hal ini harus dipersiapkan dengan baik. Dosen Hubungan Internasional Universitas Brawijaya, Pantri Muthriana Erza Killian Ph.D pada Jum'at (11/3/2022) memberikan tips agar bisa berhasil mendapatkan beasiswa luar negeri.

    Erza Killian sendiri menyelesaikan kuliah magister dan doktornya di luar negeri dengan akses beasiswa. Dia menyelesaikan kuliah magister di International Economics & Finance, University of Queensland Australia. Sementara gelar doktor dia dapat di Politics & International Studies, University of Leeds Inggris.

    HARIINI.CO.ID
    market.biz.id HARIINI.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Lalu bagaimana agar aplikasi beasiswa kuliah luar negeri kita dapat diterima, berikut tiga tipsnya

    Menentukan Substansi Studi

    Dalam menentukan substansi studi, Erza Killian menyarankan dua hal. Pertama menentukan topik penelitian yang akan diambil dan menyusun daftar supervisor potensial terutama bagi yang melemar beasiswa untuk doktor. Sementara untuk magister, topik penelitian akan berguna saat penyusunan tesis.

    “Untuk topik penelitian yang akan diambil ada tiga hal yang harus diperhatikan yaitu originality, feasibility dan Community, ” ucapnya.

    Untuk originality, Erza menyarankan topik penelitian yang diambil sebaiknya mempunyai kontribusi empiris atau teoritis atau bahkan keduanya.

    “Cari juga apakah ada elemen kebaruan dari topik penelitian yang diambil, ” paparnya.

    Kemudian untuk aspek feasibility, Erza menilai penelitian yang akan dilakukan harus memperhatikan apakah penelitian bisa dikerjakan dalam durasi yang telah ditentukan.

    “Adakah data dan utamanya bisa diakses datanya. Dan tentu yang terakhir adalah soal pendanaan penelitian, ” tuturnya.

    READ.CO.ID
    market.biz.id READ.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Kemudian yang ketiga adalah community. Erza mengungkapkan pada aspek ini bisa memperhatikan komunitas peneliti siapa yang ingin diajak berdialog dan keahlian apa yang akan dibangun.

    Ilustrasi beasiswa luar negeri. (Foto; rencanamu.id)Memilih Negara dan Kampus Tujuan

    Untuk aspek ini, Erza menyebut ada empat hal yang harus diperhatikan yaitu sistem pendidikan, sistem pendukung, jaringan alumni dan alasan pragmatis. Untuk sistem pendidikan, Erza menganggap sebelum mendaftar beasiswa harus paham lebih dulu berapa lama durasi kuliahnya.

    “Seperti saya dulu saat magister ada pilihan di Australia atau Inggris. Tapi saya pilih Australia karena durasinya lebih lama karena dulu saya ingin studi lebih lama di luar negeri, ” tuturnya.

    Rangking kampus yang akan dituju juga penting. “Termasuk sistem pembimbingan seperti apa harus diperhatikan, ” imbuh Erza.

    Kemudian untuk support system atau sistem pendukung, Erza menyarankan pendaftar beasiswa juga memperhatikan bagaimana gaya hidup di negara yang dituju dan juga dukungan kampus untuk mahasiswa internasional.

    Selanjutnya untuk jaringan alumni menurut Erza juga sangat penting. “Kekuatan alumninya seperti apa, kemudian prospek kerjasama kedepan termasuk jejaring keilmuannya, ” katanya.

    Sementara untuk alasan pragmatis, Erza menyatakan ada tiga hal yang juga harus diperhatikan. Pertama nilai TOEFL/IELTS kemudian biaya hidup dan terakhir aksesibilitas di negara atau kampus tersebut.

    Memilih Beasiswa

    Ada empat hal menurut Ezra yang harus diperhatikan dalam memilih beasiswa. Pertama fasilitas dari beasiswa yang didapat.

    “Pastikan beasiswanya full atau parsial. Apakah ada dana riset termasuk apakah dana tunjangan untuk keluarga, ” tuturnya.

    Kedua dalam memilih beasiswa adalah perhatikan syarat umum yang ditetapkan.

    “Berapa syarat IPK, berapa juga nilai IELTS atau Toefl yang diinginkan. Termasuk kelengkapan administratif yang lain, ” sambung Erza.

    Faktor ketiga adalah hak dan kewajiban penerima beasiswa. “Beberapa beasiswa ada kewajiban tambahan misal diminta juga mengajar atau jika sudah lulus apakah harus langsung pulang ke Indonesia atau tidak, ” katanya.

    Terakhir, jaringan alumni dalam memilih beasiswa juga penting. “Jaringan alumni ini akan mendukung kita selama studi termasuk ketika pasca studi jaringan alumni akan tetap berguna, ” papar Erza.

    NEWSRELEASE.CO.ID
    market.biz.id NEWSRELEASE.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Dari tiga hal ini, Erza Kiliian menyarankan semuanya dilakukan bersamaan. Sebab kadang muncul pertanyaan, memilih kampusnya dulu atau memilih beasiswanya dulu.

    “Pengalaman saya dilakukan secara bersamaan agar salah satunya tidak tertinggal saat kita harus mempersiapkan hal hal administrasinya, ” pungkas dosen HI UB ini. (Humas FISIP)

    MALANG
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    SRE UNAIR Ingin Menjadikan Pembahasan EBT...

    Artikel Berikutnya

    KAI Daop VII Madiun Bersama Komunitas Rail...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 144

    Postingan Tahun ini: 444

    Registered: Oct 4, 2021

    Basory Wijaya

    Basory Wijaya verified

    Postingan Bulan ini: 82

    Postingan Tahun ini: 562

    Registered: Oct 11, 2021

    YUDIK

    YUDIK verified

    Postingan Bulan ini: 55

    Postingan Tahun ini: 462

    Registered: Sep 23, 2021

    Prijo Atmodjo

    Prijo Atmodjo verified

    Postingan Bulan ini: 31

    Postingan Tahun ini: 204

    Registered: Jul 13, 2020

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Pendampingan Dalam Rangka Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme
    Tim BCC UB Raih 4 Juara di Malaysia
    Patroli Gabungan Diwilayah Kec. Tambaksari 
    Kegiatan Pantau Wilayah  Serta Komsos Bersama Warga Masyarakat

    Rekomendasi

    Persatuan Sepak Bola Nurul Jadid Paiton Juara I Liga Piala Kasad 2022
    Polisi Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Kamar Hotel di Surabaya
    Danramil 02 Tambaksari Bersama Babinsa Pemantauan Vaksinasi
    Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut, Kapolri: Komitmen Penggunaan Keuangan Negara Secara Transparan
    Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut, Kapolri: Komitmen Penggunaan Keuangan Negara Secara Transparan

    Ikuti Kami