Belajar Teknologi Asistif dan Rehabilitasi Medika di Teknik Biomedik ITS

    Belajar Teknologi Asistif dan Rehabilitasi Medika di Teknik Biomedik ITS
    Kursi roda elektrik untuk disabilitas karya mahasiswa Departemen Teknik Biomedik ITS

    SURABAYA – Peminatan Teknologi Asistif dan Rehabilitasi Medika merupakan satu dari empat bidang peminatan unggulan di Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Bidang ilmu ini berfokus pada teknologi medis yang mampu mendukung aktivitas para penyandang disabilitas

    Peminatan Teknologi Asistif dan Rehabilitasi Medika merupakan perpaduan antara pengetahuan dasar dalam dunia medis dan robotika yang bertujuan untuk mengembalikan kondisi tubuh manusia cacat ke kondisi normal. “Walau tak dapat kembali ke kondisi normal sepenuhnya, pasien diharapkan mampu menjalankan fungsi sehari-harinya meski terbatas, ” tutur Kepala Departemen Teknik Biomedik ITS Dr Achmad Arifin ST MEng.

    Black Coffee
    market.biz.id Black Coffee
    18% Rp 4.500
    Beli sekarang!

    Pada peminatan ini, dosen yang akrab disapa Arifin ini menjelaskan, mahasiswa akan memahami ciri-ciri pokok kondisi tubuh normal dan kondisi disabilitas manusia. Selain itu, mahasiswa juga akan belajar tentang teknologi sensor dan penerapannya untuk subjek disabilitas. “Kondisi disabilitas setiap subjek berbeda-beda, sehingga dibutuhkan teknologi yang mampu menyesuaikan kemampuan di segala kondisi, ” ucapnya.

    ARTIST.CO.ID
    market.biz.id ARTIST.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Kepala Departemen Teknik Biomedik ITS Dr Achmad Arifin ST MEng

    Lebih lanjut, Arifin menyatakan bahwa rehabilitasi medika dan teknologi asistif sendiri cukup berbeda namun keduanya saling mendukung. Rehabilitasi medika berfokus pada pengembangan teknologi yang membantu pelatihan rehabilitasi medis pasien, sedangkan teknologi asistif berfokus pada teknologi yang mampu membantu mobilisasi pasien disabilitas. “Umumnya pasien membutuhkan alat yang mampu mendukung mobilitas asalnya pasca rehabilitasi, ” ungkap lelaki Sampang ini.

    UPDATES.CO.ID
    market.biz.id UPDATES.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Dalam tahap rehabilitasi, rehabilitasi rehabilitasi pasien, Arifin menjelaskan terdapat dua tahapan rehabilitasi. Tahapan pertama menggunakan functional electrical stimulation (FES). Pada tahap ini, pasien dengan disabilitas motorik akibat kerusakan otak akan mendapat stimulasi listrik pada otot dan saraf. “ Electrical Stimulation Membantu Memperbaiki Kerusakan Motor seseorang, ” ujar alumnus Departemen Teknik ElektroITS ini.

    Setelah kondisi saraf dan otot pasien membaik, maka pasien perlu melalui tahap rehabilitasi yang berfokus melatih mekanik sendi agar pergerakan tubuh lebih presisi. Grup riset yang mengembangkan inovasi ini adalah rehabilitasi robotik . Dalam rehabilitasi ini, pasien dengan disabilitas melakukan gerakan berulang dengan bantuan alat-alat eksoskeleton robotik.

    Inovasi Departemen Teknik Biomedik ITS untuk rehabilitasi pasien

    Arifin melanjutkan bahwa Departemen Teknik Biomedik ITS memiliki dua penelitian grup yang masing-masing mendalami ilmu stimulasi listrik fungsional dan rehabilitasi robotik . Tidak hanya itu, terdapat dua laboratorium yang juga mendukung pembelajaran di bidang ini, yaitu Laboratorium Instrumentasi dan Pengolahan Sinyal Biomedik serta Laboratorium Biocybernetics. “Inovasi yang diteliti tidak dapat diuji cobakan langsung ke subjek disabilitas melainkan harus diuji ke manusia normal terlebih dahulu, ” ditambahkan.

    Sama dengan Tohoku University dalam pengujian teknologi untuk disabilitas, Arifin berharap baik mahasiswa maupun dosen yang menggeluti bidang ini dapat terus bekerja untuk ilmunya dan berkontribusi aktif di dunia biomedik. “Harapannya ITS dapat terus berperan aktif dalam meningkatkan teknologi-teknologi kesehatan di Indonesia, ” pungkasnya. (*)

    Reporter: Frecia Elrivia Mardianto

    Redaktur : Fatih Izzah

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Mengulas Keutamaan Menjalin Silaturahmi

    Artikel Berikutnya

    Wakapolda Jatim Pimpin Pakta Integritas...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 144

    Postingan Tahun ini: 444

    Registered: Oct 4, 2021

    Basory Wijaya

    Basory Wijaya verified

    Postingan Bulan ini: 82

    Postingan Tahun ini: 562

    Registered: Oct 11, 2021

    YUDIK

    YUDIK verified

    Postingan Bulan ini: 55

    Postingan Tahun ini: 462

    Registered: Sep 23, 2021

    Prijo Atmodjo

    Prijo Atmodjo verified

    Postingan Bulan ini: 31

    Postingan Tahun ini: 204

    Registered: Jul 13, 2020

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Pendampingan Dalam Rangka Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme
    Tim BCC UB Raih 4 Juara di Malaysia
    Patroli Gabungan Diwilayah Kec. Tambaksari 
    Kegiatan Pantau Wilayah  Serta Komsos Bersama Warga Masyarakat

    Rekomendasi

    Persatuan Sepak Bola Nurul Jadid Paiton Juara I Liga Piala Kasad 2022
    Polisi Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Kamar Hotel di Surabaya
    Danramil 02 Tambaksari Bersama Babinsa Pemantauan Vaksinasi
    Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut, Kapolri: Komitmen Penggunaan Keuangan Negara Secara Transparan
    Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut, Kapolri: Komitmen Penggunaan Keuangan Negara Secara Transparan

    Ikuti Kami