Bentuk Kolaborasi Internasional, ITS Tawarkan Solusi Pengelolaan Sampah

    Bentuk Kolaborasi Internasional, ITS Tawarkan Solusi Pengelolaan Sampah

    SURABAYA, - Sampah menjadi salah satu sumber masalah dan bencana yang seringkali terjadi baik di kota besar maupun menengah. Berangkat dari rasa prihatin terhadap pengelolaan sampah, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berkolaborasi dengan Heriot Watt University, Edinburgh, Skotlandia dan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri mencoba tawarkan solusi untuk pengelolaan sampah dengan baik.

    RI1.CO.ID
    market.biz.id RI1.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Wacana solusi tersebut dibahas dalam Launch Event of Building a Local Sustainable Supply Chain Network for Recyclable Materials for Medium-Sized Cities in SE Asia (Indonesia) yang digelar di Gedung Rektorat ITS, Senin (30/5/2022) sore. 

    Menghadirkan langsung Prof Thomas Wagner sebagai pemimpin proyek Building a Local Sustainable Supply Chain Network for Recyclable Materials for Medium-Sized Cities in SE Asia.

    BERITATERBARU.CO.ID
    market.biz.id BERITATERBARU.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Mewakili Rektor ITS, Fadlilatul Taufany ST PhD selaku Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS menjelaskan, ITS dari tahun ke tahun telah aktif berinovasi dalam mengembangkan teknologi cerdas, salah satunya di bidang robotika. “Pada tahun 2022, ITS mulai bergerak mengembangkan bidang industri cerdas, ” sebut dosen yang akrab disapa Taufany ini.

    Cappuccino latte
    market.biz.id Cappuccino latte
    40% Rp 2.000
    Beli sekarang!

    Ia melanjutkan, ITS sangat berharap untuk bisa melangkah lebih jauh dengan target mengembangkan bidang lingkungan cerdas di tahun 2023 mendatang. Untuk mencapai hal tersebut, menurutnya, diperlukan banyak kolaborasi dari berbagai pihak terutama pemerintah untuk membantu menyelesaikan permasalahan industri dan lingkungan, salah satunya mengenai pengelolaan sampah padat. “Diharapkan lebih banyak pihak berkolaborasi dalam industri bisnis daur ulang sampah, ” sambung dosen Departemen Teknik Kimia ini. 

    Sejalan dengan hal tersebut, Prof Thomas Wagner menjelaskan bahwa mayoritas sampah padat tidak didaur ulang. Padahal, pengelolaan sampah padat sangat penting untuk kota ukuran menengah dengan ratusan ribu penduduk. “Oleh karenanya, dibutuhkan segera tindakan dan solusi inovatif untuk menyelesaikan permasalahan pengelolaan sampah tersebut, ” tuturnya mengingatkan. 

    Lebih lanjut, Thomas memaparkan inovasi bank sampah sebagai salah satu solusi alternatif pengelolaan sampah padat di Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan daur ulang sampah secara nasional. Bank sampah ini terhubung dengan sistem aplikasi untuk meningkatkan efisiensi proses daur ulang. Selain itu, bank sampah yang dikembangkan juga dilengkapi dengan pengetahuan tentang lingkungan yang akan membangun pola pikir baru dalam masyarakat. 

    Guna menyelaraskan pergerakan secara masif, pemerintah akan ikut dalam kolaborasi yang dibangun sehingga proses pengelolaan sampah yang dilakukan berlangsung lebih cepat dan efisien. Untuk mempermudah pengaplikasian inovasi ini, Thomas membagi tim kolaborasi ke dalam dua peran. “Peran sebagai lem untuk menghubungkan orang menggunakan aplikasi ilmiah, dan peran megafon untuk mengomunikasikan proyek kepada masyarakat, ” sebutnya.

    ADV.CO.ID
    market.biz.id ADV.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Praktik dari inovasi ini dimulai dari Kota Kediri sebagai kota riset berskala kecil dalam pengelolaan sampah. Sebagai kota makmur yang menjadi laboratorium hidup dalam inovasi bank sampah ini, Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Kediri Ferry Djatmiko mengungkapkan apresiasinya kepada tim ITS - Heriot Watt University. 

    Ferry menyebutkan bahwa Kota Kediri telah menargetkan pengurangan sampah sebanyak 30 persen di tahun 2025 mendatang. “Padahal, berdasarkan laporan kebijakan dan strategi daerah Kota Kediri tahun 2020 masih tercatat pengurangan sampah di angka 20 persen, ” ungkapnya lebih lanjut. 

    Dengan sulitnya tugas mengelola sampah, Ferry berpendapat dibutuhkan program pengelolaan sampah yang terpadu dari hulu hingga hilir agar program pengurangan sampah yang dilakukan dapat sesuai target. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah melalui inovasi bank sampah yang merupakan hasil kolaborasi ITS dengan Heriot Watt University. “Saya berharap sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna dan nilai jual, ” pungkasnya. (HUMAS ITS)

    Reporter: Zanubiya Arifah Khofsoh

    WARTAMADRASAH.COM
    market.biz.id WARTAMADRASAH.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Departemen Sistem Informasi ITS Raih Piagam...

    Artikel Berikutnya

    Wakapolda Jatim Pimpin Pakta Integritas...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 119

    Postingan Tahun ini: 419

    Registered: Oct 4, 2021

    Basory Wijaya

    Basory Wijaya verified

    Postingan Bulan ini: 82

    Postingan Tahun ini: 562

    Registered: Oct 11, 2021

    YUDIK

    YUDIK verified

    Postingan Bulan ini: 55

    Postingan Tahun ini: 462

    Registered: Sep 23, 2021

    Prijo Atmodjo

    Prijo Atmodjo verified

    Postingan Bulan ini: 31

    Postingan Tahun ini: 204

    Registered: Jul 13, 2020

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Pendampingan Dalam Rangka Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme
    Patroli Gabungan Diwilayah Kec. Tambaksari 
    Polsek Junrejo Kota Batu Rakor Bersama Pihak Bank Bahas Pertenak Terdampak Wabah PMK
    Kegiatan Pantau Wilayah  Serta Komsos Bersama Warga Masyarakat

    Rekomendasi

    Alumnus UNAIR Lulus Sarjana Kedokteran 19 Tahun, Kini Kuliah di Harvard dengan Beasiswa LPDP
    Jaga Toleransi dan Kebersamaan Antara Umat Beragama, Jelang Hari Bhayangkara ke-76 Polrestabes Surabaya Salurkan Bantuan Sosial
    Kurikulum Keterampilan Digital Terapan Untuk Wujudkan SDGs
    Tim Binaan Kodim 0830/Surabaya Utara Darus Sholihin FC Juara Grup Wilayah Surabaya Dalam Pertandingan Liga Santri Piala Kasad
    Berkendara Pakai Sandal Dilarang, Begini Kata Sosiolog UNAIR

    Ikuti Kami