LPP Rancang SOP Untuk Persiapan Pembentukan Program Studi Baru 

    LPP Rancang SOP Untuk Persiapan Pembentukan Program Studi Baru 

    KOTA MALANG - Sejak menyandang status Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTNBH), rencana perancangan pendirian program studi baru merupakan salah satu susunan kerja dari Universitas Brawijaya (UB) yang selama ini menjadi perhatian beberapa tahun terakhir. Dengan hadirnya PTNBH sudah tentu usulan program studi baru bisa dilaksanakan ditingkat universitas, tanpa harus terikat secara langsung dengan kementerian pusat. Melalui kegiatan Focus Grup Discussion (FGD), Kamis (19/5/2022) Lembaga Pengembangan Pendidikan Universitas Brawijaya (LPP UB) bersama Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional (P3AP) sedang mempersiapkan finalisasi draft standard operating procedure (SOP) usulan program studi yang nantinya akan disahkan oleh Prof. Dr. Aulanni’am, drh, DES, Wakil Rektor I Bidang Akademik.

    Ketua P3AP Prof. Dr. Eng. Widya Wijayanti ST, MT mengatakan jika tahun ini ada sembilan studi baru yang akan memasuki proses review, sedangkan 30 program studi baru lainnya masih mengajukan usulan untuk segera di review.

    Menurutnya, P3AP sendiri belum dapat melakukan review tanpa adanya SOP yang jelas, maka dengan diselenggarakannya FGD ini, harapannya SOP sudah tersusun dengan baik dan mendapat penetapan finalisasi.

    “FGD ini mengakomodir tuntutan dari kepentingan pembukaan PS baru yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat di luar kampus melalui pertimbangan penjaminan mutu, sehingga nantinya pembentukan PS baru dapat sesuai dengan harapan universitas. Menjadi sebuah aturan yang baku yang dapat dinisiasi oleh para reviewer, ” ungkapnya.

    Tidak dipungkiri apabila beberapa program studi tertentu mengalami proses pengajuan yang cukup panjang dan rumit dibandingkan sebagian program studi yang lain. Pengajuan tersebut melewati proses benchmarking, visitasi, perbaikan dan evaluasi hingga diajukan ke Rektor, penyerahan di LPP serta keputusan di Senat Akademik Universitas (SAU).

    Mengingat forum diskusi ini tidak hanya bertujuan untuk menyusun SOP dan finalisasi draft semata, namunbagaimana nantinya program studi baru tersebut dapat mencapai kualitas terbaik melalui akreditasi unggul. Hingga saat ini UB telah memiliki 60 program studi unggul, diantaranya yang terbaru adalah S1 Statistika dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan sebelumnya ada beberapa program studi S1 dan S2 dari Fakultas Teknik. (IND/Humas UB)

    INFOPUBLIK.CO.ID
    market.biz.id INFOPUBLIK.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Perjanjian Kerjasama Perpustakaan UB dan...

    Artikel Berikutnya

    Wakapolda Jatim Pimpin Pakta Integritas...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 144

    Postingan Tahun ini: 444

    Registered: Oct 4, 2021

    Basory Wijaya

    Basory Wijaya verified

    Postingan Bulan ini: 82

    Postingan Tahun ini: 562

    Registered: Oct 11, 2021

    YUDIK

    YUDIK verified

    Postingan Bulan ini: 55

    Postingan Tahun ini: 462

    Registered: Sep 23, 2021

    Prijo Atmodjo

    Prijo Atmodjo verified

    Postingan Bulan ini: 31

    Postingan Tahun ini: 204

    Registered: Jul 13, 2020

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Pendampingan Dalam Rangka Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme
    Tim BCC UB Raih 4 Juara di Malaysia
    Patroli Gabungan Diwilayah Kec. Tambaksari 
    Kegiatan Pantau Wilayah  Serta Komsos Bersama Warga Masyarakat

    Rekomendasi

    Persatuan Sepak Bola Nurul Jadid Paiton Juara I Liga Piala Kasad 2022
    Polisi Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Kamar Hotel di Surabaya
    Danramil 02 Tambaksari Bersama Babinsa Pemantauan Vaksinasi
    Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut, Kapolri: Komitmen Penggunaan Keuangan Negara Secara Transparan
    Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut, Kapolri: Komitmen Penggunaan Keuangan Negara Secara Transparan

    Ikuti Kami