Sehabis Liburan Malah Stres, Yuk Kenali Post-holiday Blues

    Sehabis Liburan Malah Stres, Yuk Kenali Post-holiday Blues
    Pembicara pada sesi webinar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bekerja sama dengan Riliv, Toetiek Septriasih SPsi MPsi, saat mengawali pembahasan mengenai post-holiday blues

    SURABAYA — Untuk menyegarkan pikiran pasca penat menjalani kehidupan, orang-orang berlibur atau healing, istilah kekiniannya. Alih-alih merasa segar, tak jarang yang hadir malah perasaan cemas tanpa alasan, tak bergairah, hingga kehilangan fokus. Hal ini merupakan gejala ketika seseorang mengalami post-holiday blues (PHB). Mari kenali penyebab dan cara mengatasinya bersama Psikolog Klinis Riliv, Toetik Septriasih SPsi MPsi.

    PHB dan Penyebabnya

    WARTAHAJI.COM
    market.biz.id WARTAHAJI.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Toetiek mengatakan bahwa post-holiday blues merupakan gejala psikologis berupa suasana hati yang dipenuhi kesedihan hingga kesepian setelah menjalani liburan. PHB bukanlah penyakit patologis atau perilaku tidak wajar. “Perlu dipahami PHB ini adalah hal yang normal terjadi, setiap orang pasti bisa memulihkan diri dari kondisi ini, ” ucapnya.

    Menurut Toetiek, setidaknya ada dua hal utama yang dapat menyebabkan PHB terjadi. Pertama, ketika seseorang menjadikan liburan sebagai media untuk menghindar dari tanggung jawab yang seharusnya dihadapi. Dalam istilah manajemen stres, hal ini disebut prinsip flight. “Alih-alih merasakan healing, seseorang yang berlibur karena menghindari tanggung jawab cenderung akan lebih tertekan setelah selesai berlibur, ” terang psikolog klinis tersebut, Sabtu (12/3/2022).

    SIBERIA.CO.ID
    market.biz.id SIBERIA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Alasan lain seseorang mengalami PHB adalah apabila orang tersebut mengalami peristiwa tidak mengenakkan saat berlibur. Misalnya, ketika kehabisan uang, menghadapi kehilangan atas seseorang atau sesuatu, hingga perubahan gaya hidup seperti jam tidur dan pola makan. “Tidur larut malam atau rencana perjalanan yang terlalu padat juga dapat menimbulkan post-holiday blues, ” tambah Toetiek.

    PAPARAZI.CO.ID
    market.biz.id PAPARAZI.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Beberapa hal yang dapat dilakukan saat seseorang terlanjur mengalami post-holiday blues

    Cara Penyembuhan PHB

    Chicago Pizza
    market.biz.id Chicago Pizza
    1% Rp 9.500
    Beli sekarang!

    Lantas, bagaimana menyembuhkan gejala psikologis ini? Perlu dimaknai kembali bahwa liburan berbeda dengan healing. Healing merupakan proses penyembuhan yang dibantu serta didampingi oleh pihak yang kompeten. Sedangkan liburan merupakan proses untuk mengistirahatkan diri. “Perlu dimaknai ulang, kalau jadwal liburannya justru padat, maka tidak ada proses penyembuhannya, ” ungkap alumni Psikologi Universitas Gadjah Mada tersebut.

    Meredakan gejala PHB bisa dimulai dengan mengakui apa yang dirasakan dan menganggap hal tersebut wajar. Tidak apa-apa untuk menceritakan masalah yang dihadapi kepada orang-orang yang dipercaya. Selain itu, melakukan olahraga ringan serta memperbanyak gerak juga dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kembali produksi hormon kebahagiaan seperti endorfin dan dopamin.

    Varient - News & Magazine Script
    market.biz.id Varient - News & Magazine Script
    4% Rp 722.800
    Beli sekarang!

    Toetiek Septriasih SPsi MPsi saat menyampaikan materi manajemen stres

    Terapkan Prinsip 4A

    Terakhir, berlatih melakukan pengelolaan stres melalui prinsip 4A juga dapat menyembuhkan serta mencegah agar gejala PHB ini tidak semakin parah. Mulailah memahami masalah apa saja yang dapat memicu stres. Kemudian, terapkan prinsip 4A, meliputi avoid atau menghindari pemicu stres,  alter atau mengemukakan pikiran yang menyebabkan tertekan,  adapt atau melatih keterampilan saat berada dalam situasi tidak nyaman, serta accept yaitu memahami bahwa tidak semua hal dapat dikendalikan.

    Dengan berlatih mengelola stres, seseorang akan lebih mudah memahami bagaimana dirinya mengalokasikan waktu untuk menyelesaikan tugas-tugasnya. Liburan yang dijadwalkan pun dapat diusahakan bukan sebagai bentuk melarikan diri dari tanggung jawab, melainkan sebagai sarana beristirahat. “Perlu diingat, stres bukanlah hal berbahaya yang akan menjerumuskan kita. Reaksi kita lah yang menentukan kita dapat menghadapinya atau tidak, ” pungkas Toetiek menutup sesi webinar tersebut. (*)

    DELIKHUKUM.ID
    market.biz.id DELIKHUKUM.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Reporter: Fathia Rahmanisa

    Redaktur: Gita Rama Mahardhika

    SURABAYA
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Tingkatkan Kapasitas Pengurus, B-PHA UNAIR...

    Artikel Berikutnya

    KAI Daop VII Madiun Bersama Komunitas Rail...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 119

    Postingan Tahun ini: 419

    Registered: Oct 4, 2021

    Basory Wijaya

    Basory Wijaya verified

    Postingan Bulan ini: 82

    Postingan Tahun ini: 562

    Registered: Oct 11, 2021

    YUDIK

    YUDIK verified

    Postingan Bulan ini: 55

    Postingan Tahun ini: 462

    Registered: Sep 23, 2021

    Prijo Atmodjo

    Prijo Atmodjo verified

    Postingan Bulan ini: 31

    Postingan Tahun ini: 204

    Registered: Jul 13, 2020

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Pendampingan Dalam Rangka Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme
    Patroli Gabungan Diwilayah Kec. Tambaksari 
    Polsek Junrejo Kota Batu Rakor Bersama Pihak Bank Bahas Pertenak Terdampak Wabah PMK
    Kegiatan Pantau Wilayah  Serta Komsos Bersama Warga Masyarakat

    Rekomendasi

    Alumnus UNAIR Lulus Sarjana Kedokteran 19 Tahun, Kini Kuliah di Harvard dengan Beasiswa LPDP
    Jaga Toleransi dan Kebersamaan Antara Umat Beragama, Jelang Hari Bhayangkara ke-76 Polrestabes Surabaya Salurkan Bantuan Sosial
    Kurikulum Keterampilan Digital Terapan Untuk Wujudkan SDGs
    Tim Binaan Kodim 0830/Surabaya Utara Darus Sholihin FC Juara Grup Wilayah Surabaya Dalam Pertandingan Liga Santri Piala Kasad
    Berkendara Pakai Sandal Dilarang, Begini Kata Sosiolog UNAIR

    Ikuti Kami