Pakar UNAIR: Satwa Liar Dipelihara untuk Budidaya, Bukan Kesenangan Semata

    Pakar UNAIR: Satwa Liar Dipelihara untuk Budidaya, Bukan Kesenangan Semata
    Pakar UNAIR Imbau Masyarakat untuk Tidak Pelihara Satwa Liar

    SURABAYA – Memelihara satwa liar menjadi suatu kegemaran tersendiri bagi sebagian orang. Tidak jarang satwa liar tersebut dijadikan konten oleh para influencer. Hal tersebut memungkinkan kenaikan permintaan satwa liar dan perburuan secara ilegal. 

    Pakar Satwa Liar Universitas Airlangga (UNAIR) Dr Boedi Setiawan DVM MP pada Jum'at (1/4/2022) menyebutkan bahwa satwa liar seharusnya berada di habitat asalnya dan tidak didomestikasi, terlebih satwa yang dilindungi. Menurutnya, masyarakat tetap boleh memanfaatkan hewan, tetapi harus memerhatikan terlebih dahulu satwa tersebut dilindungi atau tidak. 

    “Jika masih banyak di alam, silakan. Namun tetap harus diawasi. Contohnya biawak air tidak dilindungi, kalau diburu secara terus menerus lama kelamaan akan punah, ” tambahnya.

    Rantai Makanan Terganggu

    JURNALNASIONAL.CO.ID
    market.biz.id JURNALNASIONAL.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Pemerhati dan fotografer satwa liar itu juga menjelaskan, satwa memiliki fungsinya masing-masing di alam. Baik sebagai predator maupun makanan predator dalam ekosistem. Jika salah satunya punah, maka rantai makanan akan terganggu. 

    “Satu hilang, maka populasi lain akan meningkat. Maka dari itu harus tetap dijaga supaya tetap ada di alam. Jika jumlahnya sudah semakin habis, harus dilindungi oleh negara, ” tuturnya.

    ZONATANI.ID
    market.biz.id ZONATANI.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Konservasi Satwa Liar

    Boedi mengungkapkan, untuk mencegah kepunahan satwa liar tetap dapat dipelihara dengan maksud melestarikan keberadaannya. Namun, hal tersebut memiliki kriteria-kriteria tersendiri yang telah diatur oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

    WARTAHAJI.COM
    market.biz.id WARTAHAJI.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Kalau sifatnya penangkaran, hewan yang dipelihara akan didata dan diberi tanda merupakan hasil budidaya dari penangkaran tersebut, ” tuturnya.

    Ia juga menambahkan, bibit satwa liar yang akan dibudidayakan tidak boleh berasal dari alam liar, tetapi dari penangkaran yang telah ada sebelumnya. Hasil dari budidaya tersebut nantinya harus dikembalikan ke alam liar.

    “BKSDA yang akan menentukan alamnya. Bukan asal lepas liar, tetapi harus sesuai dengan hebitatnya. Intinya, tujuan memilihara satwa liar adalah budidaya penangkaran, bukan untuk koleksi semata, ” tegas Boedi.

    Perhatikan Kesejahteraan Hewan

    Dosen Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) itu juga mengimbau masyarakat untuk tidak membawa satwa liar ke rumah dan berniat memilikinya. Ia menyebutkan, masyarakat yang menggemari satwa liar dapat melihatnya langsung di habitat ataupun lembaga konservasi satwa dengan tetap memerhatikan aspek kesejahteraan hewan.

    Dengan membawa satwa liar ke rumah dan menganggapnya sebagai hewan peliharaan, kesejahteraan hewan akan sulit terpenuhi. Menurut Boedi, jika satwa tersebut berada di alam akan lebih mudah untuk menjaga produktivitas, sehingga terhindar dari kepunahan. Selain itu, satwa juga dapat bersosialisasi dengan kawanannya.

    “Kalau misalnya ada niatan untuk memelihara satwa liar. Itu bukan mencintai, tetapi menghilangkan dan mempercepat kepunahan jika tidak memperhatikan kesejahteraan hewannya. Perihalah satwa di habitatnya, ” tukasnya. (*)

    Nasi Goreng Campur
    market.biz.id Nasi Goreng Campur
    60% Rp 3.000
    Beli sekarang!

    SURABAYA
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Sabet 10 Medali, Prestasi ITS di Ajang Pomprov...

    Artikel Berikutnya

    KAI Daop VII Madiun Bersama Komunitas Rail...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 144

    Postingan Tahun ini: 444

    Registered: Oct 4, 2021

    Basory Wijaya

    Basory Wijaya verified

    Postingan Bulan ini: 82

    Postingan Tahun ini: 562

    Registered: Oct 11, 2021

    YUDIK

    YUDIK verified

    Postingan Bulan ini: 55

    Postingan Tahun ini: 462

    Registered: Sep 23, 2021

    Prijo Atmodjo

    Prijo Atmodjo verified

    Postingan Bulan ini: 31

    Postingan Tahun ini: 204

    Registered: Jul 13, 2020

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Pendampingan Dalam Rangka Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme
    Tim BCC UB Raih 4 Juara di Malaysia
    Polsek Junrejo Kota Batu Rakor Bersama Pihak Bank Bahas Pertenak Terdampak Wabah PMK
    Patroli Gabungan Diwilayah Kec. Tambaksari 

    Rekomendasi

    Persatuan Sepak Bola Nurul Jadid Paiton Juara I Liga Piala Kasad 2022
    Dorong Kreativitas, Desain Interior ITS Unjuk Pameran Tugas Akhir
    Polisi Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Kamar Hotel di Surabaya
    Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut, Kapolri: Komitmen Penggunaan Keuangan Negara Secara Transparan
    Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut, Kapolri: Komitmen Penggunaan Keuangan Negara Secara Transparan

    Ikuti Kami